
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor perikanan nasional melalui program pembangunan dan distribusi 1.582 kapal ikan untuk nelayan di seluruh Indonesia mulai tahun ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan di Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5).
“Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu,” ujar Prabowo di hadapan masyarakat dan nelayan.
Menurut Presiden, bantuan kapal tersebut akan disalurkan melalui koperasi nelayan agar pengelolaannya lebih terorganisasi dan dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat pesisir. Pemerintah juga akan mengatur mekanisme koperasi, termasuk jumlah anggota dalam setiap kelompok penerima bantuan.
Prabowo menjelaskan kapal yang akan diberikan terdiri dari berbagai ukuran, mulai dari kapal kecil, menengah, hingga kapal besar sesuai kebutuhan daerah dan kemampuan kelompok nelayan.
“Nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita. Kita ingin rakyat kita yang mengambil,” tegasnya.
Selain program bantuan kapal, pemerintah juga menargetkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak 1.386 KNMP dapat dibangun dan diresmikan.
“Kita tahun ini akan bangun dan resmikan kampung nelayan seperti ini totalnya 1.386. Dan tahun depan kita akan bangun lagi,” kata Prabowo.
Presiden menyebut Indonesia memiliki sekitar 12 ribu desa nelayan sehingga pembangunan kawasan nelayan terpadu menjadi program jangka panjang pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investasi besar-besaran di sektor ekonomi kelautan atau blue economy. Menurutnya, kebutuhan dunia terhadap sumber protein ikan terus meningkat sehingga Indonesia harus mampu memanfaatkan potensi laut yang dimiliki secara optimal.
“Dunia sekarang sangat memerlukan ikan sebagai sumber protein. Karena itu pemerintah yang saya pimpin akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan,” ujarnya.
Program penguatan sektor kelautan tersebut juga mencakup pembangunan fasilitas pendukung seperti cold storage, pabrik es, serta pusat aktivitas ekonomi nelayan untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan pendapatan masyarakat pesisir.
Prabowo berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia sekaligus memperkuat kedaulatan maritim nasional.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
