Agrinas Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Impor 105.000 Pick Up 4x4 untuk Perkuat Logistik Desa

25 Feb 2026100TTemon
dari sisi efisiensi biaya. Melalui kontrak volume besar, harga kendaraan diklaim hampir 50 persen lebih murah dibandingkan produk 4x4 yang tersedia di pasar Indonesia.
dari sisi efisiensi biaya. Melalui kontrak volume besar, harga kendaraan diklaim hampir 50 persen lebih murah dibandingkan produk 4x4 yang tersedia di pasar Indonesia.

Agrinas Pangan terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai wilayah Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 30.597 unit koperasi telah mulai dibangun, dan 1.207 unit di antaranya telah selesai 100 persen serta siap beroperasi.

Direktur Utama Agrinas menyampaikan bahwa perusahaan akan mengelola koperasi tersebut selama minimal dua tahun pertama sebelum diserahkan sepenuhnya kepada pengurus desa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem operasional, manajemen keuangan, dan distribusi berjalan stabil sebelum koperasi beroperasi mandiri.

“Kami ingin memastikan koperasi berjalan baik, memiliki sistem yang kuat, dan bisa mandiri dalam jangka panjang,” ujarnya dalam wawancara bersama CNBC Indonesia.

Verifikasi Lahan Jadi Tantangan

Dalam proses pembangunan, Agrinas mengakui tantangan utama yang dihadapi adalah verifikasi lahan. Proses ini melibatkan berbagai pihak serta harus memenuhi sejumlah ketentuan regulasi. Meski demikian, perusahaan memastikan proses tetap berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Impor 105.000 Pikap dari India

Untuk mendukung operasional koperasi desa, Agrinas juga melakukan pengadaan 105.000 unit kendaraan pick up 4x4 dari India. Pengadaan ini melibatkan produsen otomotif global seperti Mahindra & Mahindra dan Tata Motors.

Menurut manajemen, pembelian dalam jumlah besar memungkinkan perusahaan memperoleh harga yang kompetitif, bahkan diklaim hampir 50 persen lebih rendah dibandingkan produk 4x4 di pasar domestik saat ini.

Langkah impor dilakukan setelah kapasitas industri dalam negeri dinilai belum mampu memenuhi lonjakan permintaan dalam waktu singkat. Agrinas menyebut telah menyerap 80–90 persen kapasitas karoseri nasional untuk pengadaan truk roda enam.

Sejumlah produsen kendaraan niaga seperti Mitsubishi Motors, Hino Motors, dan Isuzu Motors disebut belum dapat memenuhi tambahan kebutuhan dalam skala besar secara cepat.

Spesifikasi 4x4 untuk Medan Desa

Agrinas menjelaskan bahwa pemilihan spesifikasi 4x4 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis desa yang beragam. Banyak wilayah memiliki akses jalan yang belum sepenuhnya memadai, termasuk medan berbukit, berlumpur, maupun rawan banjir.

Dengan spesifikasi tersebut, kendaraan diharapkan mampu menunjang distribusi hasil panen, sembako, serta kebutuhan logistik lainnya secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Tata Motors sendiri memiliki pengalaman panjang di industri otomotif global dan tercatat sebagai pemilik merek internasional seperti Jaguar Land Rover serta memiliki keterkaitan bisnis dengan Iveco.

Distribusi Bertahap

Sebanyak 200 unit kendaraan tahap awal telah tiba di Indonesia dan akan didistribusikan secara bertahap. Setiap koperasi desa direncanakan menerima satu unit kendaraan untuk mendukung aktivitas logistik dan operasional.

Dengan percepatan pembangunan koperasi serta dukungan armada logistik, Agrinas menargetkan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi desa yang terintegrasi, sekaligus memperkuat rantai pasok nasional dari tingkat akar rumput.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.