Anak-anak TK di Pulau Terluar Natuna Antusias Nikmati Makan Bergizi Gratis

12 Feb 202651TTemon
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Serasan bukan sekadar distribusi makanan. Ia adalah simbol kehadiran negara di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), sekaligus bentuk pengakuan bahwa setiap anak Indonesia, tanpa memandang jarak geografis, memiliki hak yang sama atas gizi yang layak.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Serasan bukan sekadar distribusi makanan. Ia adalah simbol kehadiran negara di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), sekaligus bentuk pengakuan bahwa setiap anak Indonesia, tanpa memandang jarak geografis, memiliki hak yang sama atas gizi yang layak.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjangkau wilayah terluar Indonesia. Di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Serasan tampak antusias saat menerima dan menyantap menu MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Serasan.

Pulau Serasan merupakan salah satu wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang berada di kawasan perbatasan strategis Indonesia. Meski berada jauh dari pusat kota, distribusi MBG berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari sekolah maupun orang tua siswa.

Sebanyak 65 porsi MBG disalurkan khusus untuk TK Negeri Serasan yang berlokasi di Jalan Datuk Bane No. 45, Kampung Pelimpak. Rinciannya, 26 porsi untuk TK A dan 39 porsi untuk TK B. Menu yang disajikan terdiri dari mie bihun, telur orak-arik, tempe, sayur, serta potongan buah segar.

Anak-anak terlihat menikmati makanan yang dibagikan. Mereka duduk rapi di bangku masing-masing dan menyantap hidangan dengan lahap. Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa makanan yang diterimanya terasa enak, mencerminkan penerimaan positif terhadap menu yang disediakan.

Dapur SPPG Serasan yang mulai beroperasi sejak 5 Februari memproduksi total 1.013 porsi MBG setiap hari. Dari jumlah tersebut, 305 porsi kecil diperuntukkan bagi siswa PAUD dan TK, sementara 708 porsi besar didistribusikan kepada siswa tingkat SD hingga SMA.

Distribusi MBG di Pulau Serasan mencakup berbagai satuan pendidikan, antara lain PAUD dan TK di Tanjung Balau, Pelimpak, dan Air Raya; SDN 01 Pelimpak, SDN 02 Air Selain, SDN 03 Desa Hilir, SDN 04 Pangkalan, SDN 05 Tanjung Balau; SMPN 1 Serasan, SMPN 2 Serasan, MTs Serasan; serta SMAN 1 Serasan.

Program ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah, tetapi juga membantu meringankan beban orang tua dalam menyiapkan bekal harian. Kehadiran MBG di wilayah perbatasan menjadi bagian dari upaya pemerataan pelayanan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Melalui pelaksanaan yang konsisten, MBG diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di daerah terluar Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.