Iran Apresiasi Kesiapan Indonesia untuk Mediasi Konflik Timur Tengah

9 Mar 2026150TTemon
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026.

Pemerintah Iran menyampaikan apresiasi atas kesiapan Indonesia untuk berperan dalam upaya diplomasi meredakan konflik di kawasan Timur Tengah. Hal ini sekaligus meluruskan narasi yang beredar di media sosial yang menyebut bahwa Iran menolak ajakan mediasi dari Indonesia.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melalui pernyataan resmi Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyampaikan penghargaan atas dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap upaya perdamaian. Dalam pernyataan tersebut, Iran juga menyambut baik kesiapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bersedia membantu proses mediasi dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Kedutaan Besar Iran menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara kedua negara tetap berjalan dengan baik dan didasari semangat kerja sama serta penghormatan terhadap upaya diplomasi internasional.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri serta mengedepankan dialog dan diplomasi dalam menyelesaikan perbedaan.

Indonesia juga menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara sebagai prinsip dasar dalam menjaga stabilitas kawasan.

Dalam perkembangan lain, Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan surat ucapan duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Surat tersebut disampaikan melalui Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia sebagai bentuk penghormatan serta solidaritas dari pemerintah dan rakyat Indonesia.

Langkah diplomasi yang diambil Indonesia juga mendapatkan dukungan dari sejumlah negara sahabat. Tokoh Nahdlatul Ulama, Nusron Wahid, menyebutkan bahwa beberapa negara seperti Pakistan dan Uni Emirat Arab memberikan dukungan terhadap inisiatif Indonesia untuk mendorong dialog dan perdamaian di kawasan.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam berbagai forum internasional guna mendorong terciptanya stabilitas dan perdamaian dunia. Upaya diplomasi ini juga merupakan bagian dari prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam menjaga perdamaian global.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi yang beredar serta merujuk pada sumber resmi agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.