Kehadiran Presiden Prabowo di Mujahadah Kubro Satu Abad NU Perkuat Harmoni Sosial

10 Feb 202652TTemon
Kehadiran Presiden pada kesempatan ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memperkokoh sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial, serta mendorong kemajuan bangsa di tengah tantangan global.
Kehadiran Presiden pada kesempatan ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memperkokoh sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial, serta mendorong kemajuan bangsa di tengah tantangan global.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Kehadiran Kepala Negara dalam kegiatan yang diikuti ratusan ribu jamaah tersebut menjadi simbol penguatan harmoni sosial serta sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga persatuan bangsa.

Mujahadah Kubro ini merupakan refleksi perjalanan satu abad NU dalam berkontribusi bagi kehidupan keagamaan, sosial, dan kebangsaan di Indonesia. Dengan mengusung tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dalam Mengembangkan Peradaban”, kegiatan ini menegaskan komitmen NU dalam menjaga nilai moderasi, kebersamaan, dan keteduhan sosial di tengah dinamika global.

Setibanya di lokasi acara sekitar pukul 06.50 WIB, Presiden Prabowo menyapa para jemaah yang telah memadati stadion sejak malam hari. Suasana khidmat terasa saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an mengawali rangkaian acara, yang kemudian dilanjutkan dengan doa dan tausiyah kebangsaan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas peran NU sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang konsisten menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat. Presiden menegaskan bahwa nilai persatuan, paguyuban, dan semangat kebangsaan yang ditunjukkan NU merupakan modal penting dalam membangun bangsa yang adil dan sejahtera.

Kehadiran Presiden juga mendapat sambutan positif dari jajaran NU Jawa Timur. Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz menilai kehadiran Kepala Negara mencerminkan eratnya hubungan antara ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mujahadah Kubro Satu Abad NU tidak hanya menjadi peringatan historis, tetapi juga ruang doa bersama bagi bangsa Indonesia. Melalui kegiatan ini, NU menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan nilai spiritual, sosial, dan kebangsaan guna mendukung agenda pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.