
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Republik Korea dan bertemu dengan Presiden Lee Jae Myung di Cheong Wa Dae (Blue House) pada Rabu, 1 April 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Upacara Kenegaraan
Kedatangan Presiden Prabowo disambut dengan upacara kenegaraan yang berlangsung khidmat. Prosesi diawali dengan penyambutan resmi oleh Presiden Lee Jae Myung, diikuti pengawalan pasukan berkostum tradisional Korea.
Rangkaian upacara meliputi penghormatan di mimbar kehormatan, pemutaran lagu kebangsaan kedua negara, inspeksi pasukan, serta perkenalan delegasi dari Indonesia dan Korea Selatan.
Pertemuan Bilateral
Usai upacara, kedua kepala negara melaksanakan pertemuan empat mata (tête-à-tête) yang berlangsung hangat dan konstruktif. Pertemuan dilanjutkan dengan sesi bilateral yang melibatkan delegasi dari masing-masing negara.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri dan pejabat tinggi, sementara Presiden Lee Jae Myung turut didampingi jajaran pejabat pemerintah Republik Korea dari berbagai sektor strategis.
Penguatan Kerja Sama
Dalam pengantarnya, Presiden Lee Jae Myung menyampaikan komitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat kemitraan strategis komprehensif khusus. Ia menilai hubungan dengan Indonesia memiliki arti penting dan strategis bagi Korea Selatan.
Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk mempererat kerja sama dengan Korea Selatan, terutama di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Kedua negara sepakat untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor, termasuk ekonomi, perdagangan, industri, investasi, energi, serta sains dan teknologi.
Penandatanganan Nota Kesepahaman
Sebagai hasil konkret, Indonesia dan Korea Selatan menandatangani sepuluh nota kesepahaman (MoU) yang mencakup berbagai bidang strategis. Kesepakatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemitraan kedua negara.
Penutup
Rangkaian kegiatan kenegaraan ditutup dengan jamuan santap siang yang diselenggarakan oleh Presiden Korea Selatan sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Prabowo dan delegasi Indonesia.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Korea Selatan untuk terus mempererat hubungan bilateral serta meningkatkan kerja sama strategis guna mendukung stabilitas dan pertumbuhan di kawasan Indo-Pasifik.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
