Prabowo Gagas Indonesia ASRI, Gerindra Buktikan dengan Aksi di Tengah Masyarakat

21 Sep 202626Foto AndriansahAndriansah
SUGIONO cropped

Kalau bicara soal pembangunan Indonesia, perhatian kita sering kali tertuju pada jalan, gedung, investasi, industri, ekonomi, dan berbagai proyek besar. Padahal ada satu hal yang tidak kalah penting: bagaimana masyarakat menjalani kehidupan di ruang yang aman, sehat, bersih, tertata, dan nyaman.

Di sinilah gagasan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah ) menjadi menarik. Gagasan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto itu tidak berhenti pada narasi, tetapi mulai diterjemahkan ke dalam kegiatan yang menyentuh langsung lingkungan masyarakat.

Pada Minggu, 20 September 2026, Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono memimpin jajaran dan kader Gerindra melakukan aksi lingkungan serentak di lima wilayah Jakarta. Kegiatannya bukan sekadar seremoni: ada penanaman pohon, pelepasan benih ikan, pembersihan lingkungan, pengecatan taman, hingga susur sungai. Salah satu titiknya berada di bantaran Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Sebuah program akan memiliki makna ketika mampu turun dari panggung kebijakan dan hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Sungai yang lebih bersih, lingkungan yang lebih tertata, ruang publik yang lebih nyaman, dan penghijauan yang terus dilakukan mungkin terlihat sederhana. Tetapi jika dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak orang, dampaknya bisa menjadi besar.

Sugiono juga menekankan agar Gerakan Indonesia ASRI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Jajaran Gerindra di daerah didorong melakukan kegiatan secara rutin, termasuk membersihkan sampah, sungai, dan melakukan penghijauan, disertai target serta catatan pelaksanaan agar hasilnya dapat dilihat dari waktu ke waktu.

Ini penting. Karena persoalan lingkungan memang tidak bisa diselesaikan dengan satu kegiatan bersih-bersih. Masalah sampah, pencemaran sungai, minimnya ruang hijau, dan kualitas lingkungan membutuhkan kebiasaan baru yang dilakukan terus-menerus. Pemerintah memiliki tanggung jawab besar, tetapi masyarakat, organisasi sosial, dunia usaha, komunitas, hingga partai politik juga dapat mengambil bagian.

Indonesia ASRI pada akhirnya bukan hanya tentang membuat lingkungan terlihat indah. Konsep tersebut juga berbicara tentang kualitas hidup. Lingkungan yang aman menciptakan rasa nyaman. Lingkungan yang sehat mendukung produktivitas. Lingkungan yang resik dan tertata menciptakan ruang hidup yang lebih layak. Sementara lingkungan yang indah dapat memperkuat daya tarik daerah, termasuk sebagai ruang wisata dan aktivitas ekonomi.

Sugiono bahkan mengaitkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah dengan daya tarik Indonesia di mata dunia.  Jadi, kalau Indonesia ingin menjadi negara maju, yang dibangun bukan hanya ekonominya, tetapi juga kualitas ruang hidup rakyatnya.

Gerakan dari Kali Pesanggrahan mungkin hanya sebuah langkah kecil. Tetapi dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, kesadaran besar bisa tumbuh. Karena Indonesia ASRI seharusnya bukan sekadar tulisan di spanduk. ASRI harus terlihat di sungai kita, di jalan kita, di taman kita, di lingkungan tempat kita tinggal dan yang paling penting, menjadi kebiasaan kita bersama.



Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.