Prabowo Perkuat Kerja Sama dengan Mesir, Bangun Kemitraan Strategis yang Konkret

13 Okt 202680Foto AndriansahAndriansah
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta

Diplomasi bukan sekadar berjabat tangan dan menandatangani kesepakatan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana hubungan antarnegara bisa membuka peluang dan membawa manfaat bagi rakyat. Karena itu, penguatan kerja sama Indonesia dengan Mesir yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto perlu dilihat bukan hanya sebagai pertemuan dua pemimpin, tetapi juga sebagai upaya membangun kemitraan yang lebih nyata.

Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada 11 Oktober 2026, kedua negara membahas penguatan kerja sama di bidang politik, ekonomi, perdagangan, investasi, kelautan dan perikanan, hingga pertahanan. Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemitraan tersebut perlu diwujudkan melalui kerja sama konkret yang membawa manfaat bagi masyarakat kedua negara

inilah hal yang paling penting. Indonesia tidak cukup hanya memiliki hubungan baik dengan negara lain. Hubungan tersebut harus bisa dimanfaatkan untuk memperluas peluang ekonomi, meningkatkan kemampuan industri, memperkuat posisi Indonesia di dunia, dan membuka kesempatan yang lebih besar bagi masyarakat.

Salah satu tujuan utama kerja sama ini adalah memperkuat hubungan perdagangan dan investasi. Indonesia membutuhkan pasar yang lebih luas agar produk dalam negeri memiliki kesempatan untuk bersaing di tingkat internasional. Di sisi lain, investasi juga dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan industri dan menciptakan lapangan kerja.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Mesir mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA) untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang investasi. Kedua negara juga menyambut inisiatif pembentukan Joint Investment Fund guna mendukung investasi pada proyek-proyek strategis.

Langkah ini tentu membuka peluang, tetapi peluang tersebut harus benar-benar dimanfaatkan. Jangan sampai produk Indonesia hanya dikenal di dalam negeri, padahal memiliki kesempatan untuk menjangkau pasar internasional.

Kita berharap kerja sama ini dapat membantu pelaku usaha Indonesia memperluas jaringan perdagangan, meningkatkan daya saing produk, dan menemukan mitra bisnis baru. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa pelaku usaha kecil dan menengah memiliki kesempatan untuk ikut mengambil bagian, bukan hanya perusahaan besar.

Kerja sama Indonesia dan Mesir juga mencakup sektor kelautan dan perikanan. Sebagai negara kepulauan, Indonesia mempunyai kepentingan besar dalam menjaga serta mengembangkan potensi lautnya.

Kerja sama ini diarahkan pada pembangunan kelautan yang berkelanjutan, perlindungan sumber daya laut, pemberantasan penangkapan ikan ilegal, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian

hal ini penting karena kekayaan laut tidak cukup hanya dibanggakan. Kekayaan tersebut harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat ekonomi sekaligus tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Hal serupa berlaku pada sektor pertahanan. Indonesia dan Mesir sepakat memperluas kerja sama industri pertahanan, pendidikan dan latihan bersama, serta pertukaran kunjungan antara pimpinan dan para pakar. Indonesia juga mengapresiasi dukungan Mesir terhadap kebutuhan kapal TNI Angkatan Laut yang menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah.

Kerja sama seperti ini perlu diarahkan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, memperluas pengetahuan, dan memperkuat kapasitas industri pertahanan nasional. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung kemampuan Indonesia menghadapi tantangan di masa depan.

penguatan hubungan Indonesia dan Mesir juga sebagai peluang yang patut dimanfaatkan secara serius. Namun, peluang tersebut harus diikuti kerja nyata, bukan hanya menjadi kabar baik yang ramai dibicarakan sesaat.

Karena itu, mari kita dorong agar kerja sama Indonesia-Mesir tidak berhenti sebagai kesepakatan di atas kertas. Pemerintah harus mengawal pelaksanaannya, dunia usaha harus berani mengambil peluang, dan masyarakat perlu ikut mengawasi hasilnya.

Kita ingin melihat perdagangan yang semakin berkembang, investasi yang menghasilkan kegiatan produktif, industri yang semakin kuat, serta kesempatan kerja yang semakin terbuka. Itulah manfaat yang layak diharapkan dari sebuah kemitraan strategis.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.