Prabowo Subianto Buka Munas XVI IPSI, Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade

13 Apr 2026113TTemon
Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Masa Bakti 2026–2030.
Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Masa Bakti 2026–2030.

Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di Jakarta International Convention Center, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade”.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pencak silat merupakan bagian dari budaya bangsa sekaligus mencerminkan jati diri Indonesia. Ia menyebut pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai kesatria seperti keberanian, kehormatan, dan kerendahan hati.

Presiden juga menyampaikan komitmen untuk mendorong pencak silat agar semakin diakui di tingkat internasional, termasuk peluang menjadi cabang olahraga Olimpiade. Namun demikian, ia menekankan pentingnya menjaga kemurnian ajaran dan nilai-nilai asli pencak silat dalam proses pengembangannya.

Selain itu, Presiden mengingatkan pentingnya kebanggaan terhadap budaya nasional di tengah arus globalisasi. Ia menilai bahwa penghormatan terhadap budaya sendiri merupakan ciri bangsa yang besar.

Munas XVI IPSI menjadi forum strategis untuk menentukan arah organisasi masa bakti 2026–2030. Agenda yang dibahas meliputi penguatan pembinaan pencak silat di dalam negeri serta pemilihan Ketua Umum PB IPSI periode berikutnya.

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden sebagai simbol dimulainya musyawarah nasional. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Erick Thohir, Sugiono, dan Prasetyo Hadi.

Melalui Munas ini, IPSI diharapkan dapat menghasilkan keputusan strategis guna memperkuat posisi pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus cabang olahraga yang berdaya saing global.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.