Presiden Prabowo: A400M/MRTT Perkuat TNI dalam Misi Pertahanan dan Kemanusiaan

4 Nov 202567TTemon
Presiden Prabowo Subianto meninjau pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 3 November 2025.
Presiden Prabowo Subianto meninjau pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 3 November 2025.

Jakarta, 3 November 2025 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kedatangan pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 menjadi langkah penting dalam memperkuat kemampuan Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik di bidang pertahanan maupun misi kemanusiaan.

“Pesawat ini akan menambah kekuatan kita. TNI adalah alat negara yang sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, dan masalah-masalah kepentingan masyarakat,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Menurut Presiden, kemampuan udara menjadi elemen vital bagi Indonesia yang memiliki wilayah luas dengan ribuan pulau. Karena itu, penguatan armada udara menjadi salah satu prioritas dalam upaya menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan nasional.

“Udara bagi kita sangat-sangat menentukan. Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah, tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional,” tegasnya.

Kemampuan Ganda untuk Pertahanan dan Kemanusiaan

Pesawat A400M/MRTT memiliki kemampuan ganda: sebagai pesawat angkut berat sekaligus tanker udara yang dapat digunakan untuk pengisian bahan bakar di udara. Fleksibilitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan operasional TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Selain fungsi pertahanan, Presiden Prabowo menekankan bahwa pesawat ini juga memiliki peran besar dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Pemerintah tengah menyiapkan modul operasi udara dan ambulans udara untuk memperkuat kapasitas tanggap darurat nasional.

“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan. Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi juga siap terlibat jika ada misi kemanusiaan di mana pun,” ungkap Presiden.

Wujud Kepedulian Indonesia di Dunia

Presiden Prabowo menegaskan bahwa peningkatan kemampuan TNI dalam misi kemanusiaan juga mencerminkan komitmen Indonesia sebagai bagian dari komunitas global.
“Seandainya ada peristiwa kemanusiaan di mana-mana, kita juga bisa hadir,” ujarnya.

Ia mencontohkan berbagai kontribusi Indonesia dalam misi internasional, seperti pengiriman bantuan ke Turki saat gempa besar, serta partisipasi tim medis Indonesia di Gaza bersama Persatuan Emirat Arab (PEA).

“Ingat waktu tsunami di Aceh, banyak negara datang membantu kita. Begitu juga saat bencana di Palu, banyak negara hadir membantu. Jadi kita sebagai bagian dari komunitas dunia harus siap membantu negara-negara lain dalam kesulitan,” tutur Presiden.

Kesiapan Nasional yang Humanis

Melalui penguatan kemampuan udara, pemerintah berharap TNI tidak hanya kuat dalam pertahanan, tetapi juga menjadi kekuatan tanggap bencana dan kemanusiaan yang dapat diandalkan, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Dengan kehadiran Airbus A400M/MRTT Alpha 4001, Indonesia mempertegas visinya sebagai negara yang tangguh secara militer, sigap secara kemanusiaan, dan aktif berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.