Presiden Prabowo dan Putin Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia di Kremlin

14 Apr 202694TTemon
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di ruang kerja Presiden Rusia.

Dalam pengantarnya, Presiden Putin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo ke Moskow. Ia mengucapkan terima kasih atas kesediaan Presiden Indonesia memenuhi undangan resmi tersebut di tengah agenda yang padat.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pemerintah Rusia. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan untuk bertemu langsung dan berdiskusi mengenai berbagai isu penting kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara membahas sejumlah isu strategis serta peluang peningkatan kerja sama bilateral di berbagai sektor, termasuk ekonomi, energi, dan pertahanan. Usai pertemuan resmi, agenda dilanjutkan dengan pertemuan terbatas dalam format tête-à-tête yang berlangsung dalam jamuan santap siang.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia telah terjalin sejak tahun 1950. Selama lebih dari tujuh dekade, kedua negara mempertahankan hubungan yang dilandasi prinsip saling menghormati dan kerja sama yang saling menguntungkan.

Bagi Indonesia, Rusia merupakan mitra strategis yang memiliki peran penting secara geopolitik dan geoekonomi. Sementara itu, Indonesia dipandang sebagai mitra utama Rusia di kawasan Asia Pasifik, khususnya di lingkup ASEAN.

Pertemuan di Kremlin ini diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara kedua negara di masa mendatang.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.