
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Diskon Tiket Transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kebijakan ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memastikan keterjangkauan biaya perjalanan, terutama bagi keluarga perantau dan warga yang bergantung pada transportasi antar kota untuk merayakan liburan bersama.
Melalui program ini, jutaan penumpang di seluruh Indonesia akan mendapatkan keringanan tarif pada empat moda utama: pesawat udara, kereta api, angkutan laut PELNI, dan angkutan penyeberangan. Pemerintah menyebut program ini dirancang tidak hanya sebagai stimulus mobilitas, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kohesi sosial dengan memastikan lebih banyak masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga pada akhir tahun.
Diskon Tiket Pesawat
Pemerintah menurunkan beberapa komponen biaya sehingga tiket pesawat dapat memperoleh diskon 13–14%, menyasar sekitar 3,59 juta penumpang. Bandara juga memperpanjang jam operasional untuk menunjang kelancaran arus penumpang.
Pemesanan: mulai 22 Oktober 2025
Periode perjalanan: 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026
Diskon Tiket Kereta Api
PT Kereta Api Indonesia memberikan diskon 30% untuk tiket kereta ekonomi komersial, berlaku pada 156 perjalanan reguler dan 26 kereta tambahan. Kuota tersedia untuk 1,5 juta penumpang melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI.
Pemesanan: 21 November 2025 (mulai pukul 00.01 WIB)
Periode perjalanan: 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026
Diskon Angkutan Laut PELNI
Penumpang kelas ekonomi kapal PELNI mendapat diskon 20% dari tarif dasar, atau setara 16–18% dari harga tiket total. Program ini ditujukan bagi 405 ribu penumpang, dengan pembelian melalui aplikasi dan loket resmi PELNI.
Pemesanan: mulai 21 November 2025
Periode perjalanan: 17 Desember 2025 – 10 Januari 2026
Diskon Angkutan Penyeberangan
Untuk angkutan penyeberangan, pemerintah memberikan diskon 100% tarif jasa kepelabuhanan, sehingga menghasilkan potongan riil rata-rata 19% dari tarif terpadu. Kebijakan ini berlaku di 8 lintasan pada 16 pelabuhan, mencakup 227 ribu penumpang dan 491 ribu kendaraan.
Pembelian: melalui aplikasi Ferizy
Pemesanan: 21 November 2025
Periode perjalanan: 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026
Dampak Sosial dan Pemerataan Akses
Peluncuran program diskon ini dinilai memiliki dampak sosial signifikan. Dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau, masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk pekerja sektor informal, mahasiswa, dan keluarga berpendapatan menengah ke bawah, lebih berpeluang untuk pulang kampung atau berkumpul dengan orang terdekat saat liburan.
Program ini juga diharapkan meningkatkan pemerataan aktivitas ekonomi daerah melalui pergerakan manusia yang lebih besar pada masa liburan. Pemerintah menegaskan bahwa akses transportasi yang inklusif merupakan bagian dari komitmen memperkuat solidaritas sosial dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan merata.
Dengan kebijakan ini, Presiden Prabowo berharap masyarakat dapat menikmati libur Nataru dengan lebih nyaman, aman, dan terjangkau.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
