Presiden Prabowo Perkuat Perang Melawan Narkoba, Selamatkan Generasi Muda dengan Rehabilitasi dan Pendidikan

1 Okt 202634Foto MonskyMonsky
Presiden Prabowo tidak ingin persoalan narkoba berhenti pada penindakan. Rehabilitasi diperkuat, pendidikan dilibatkan, teknologi dikembangkan, targetnya jelas: selamatkan anak muda sebelum terlambat.
Presiden Prabowo tidak ingin persoalan narkoba berhenti pada penindakan. Rehabilitasi diperkuat, pendidikan dilibatkan, teknologi dikembangkan, targetnya jelas: selamatkan anak muda sebelum terlambat.

Setelah membahas digitalisasi layanan hukum dan perluasan akses keadilan melalui Pos Bantuan Hukum, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perhatian pemerintah pada persoalan yang menyangkut masa depan bangsa, yakni pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat terbatas yang sama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo memberikan arahan kepada sejumlah kementerian dan lembaga agar penanganan narkoba diperkuat melalui pendekatan yang lebih terpadu, mulai dari pencegahan, riset, rehabilitasi hingga pendidikan.

Arah kebijakan tersebut menunjukkan perhatian Presiden Prabowo bahwa persoalan narkoba tidak cukup ditangani hanya melalui penindakan. Masyarakat yang terjerat narkoba, terutama anak-anak muda, juga membutuhkan kesempatan untuk mendapatkan pemulihan dan kembali menjalani kehidupan yang produktif.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan Presiden meminta BRIN berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sekaligus memperbanyak pusat rehabilitasi narkoba. BRIN juga diminta melakukan kajian terhadap pengembangan alat deteksi yang lebih murah sehingga dapat mendukung upaya pencegahan.

Langkah tersebut akan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. BRIN akan bekerja bersama Kementerian Kesehatan, BNN, Kementerian Hukum, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk merumuskan kebijakan berbasis riset dan naskah akademik.

Perhatian khusus diberikan terhadap generasi muda. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mendorong penyusunan model pendidikan dan rehabilitasi yang mampu membantu pengguna narkoba untuk pulih sekaligus kembali produktif.

Perguruan tinggi akan dilibatkan dalam proses tersebut, termasuk kampus yang memiliki fakultas kedokteran dan psikologi serta telah memiliki pengalaman dalam rehabilitasi pengguna narkoba. Pemerintah juga akan mempelajari praktik baik dari negara lain yang telah memanfaatkan teknologi dalam pendidikan dan rehabilitasi.

Pendekatan ini menempatkan pemulihan dan masa depan anak muda sebagai bagian penting dari kebijakan penanganan narkoba. Mereka yang terjerat tidak hanya diarahkan untuk keluar dari ketergantungan, tetapi juga dipersiapkan agar dapat kembali belajar, bekerja, dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap persoalan penyalahgunaan narkoba di lembaga pemasyarakatan. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan Presiden meminta koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memikirkan model rehabilitasi bagi pengguna narkoba di dalam lapas, terutama di tengah persoalan kelebihan kapasitas.

Rangkaian arahan tersebut memperlihatkan upaya Presiden Prabowo membangun penanganan narkoba yang melibatkan banyak sektor. Penegakan hukum tetap berjalan, tetapi pencegahan dan rehabilitasi diperkuat agar persoalan narkoba tidak terus merusak masa depan generasi Indonesia.

Di tengah tantangan penyalahgunaan narkoba, arah kebijakan yang dibahas Presiden Prabowo menempatkan keselamatan generasi muda sebagai salah satu perhatian penting pemerintah.

Dari penguatan layanan hukum, pencegahan narkoba, hingga rehabilitasi dan pendidikan, pemerintah berupaya membangun sistem perlindungan yang tidak hanya menangani masalah ketika sudah terjadi, tetapi juga mencegah agar generasi berikutnya tidak kehilangan masa depan.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.