Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang

9 Apr 202653TTemon
Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.

Magelang, 9 April 2026 — Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Sakti Industries yang berlokasi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri kendaraan listrik nasional dan transisi menuju energi bersih.

Sebelum acara peresmian, Presiden melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai unit kendaraan listrik yang diproduksi di fasilitas tersebut. Beberapa di antaranya meliputi bus listrik 12 meter yang digunakan oleh DAMRI untuk layanan TransJakarta, bus listrik 8 meter untuk operasional Trans Semarang, serta model dan komponen bus Tri Sakti.

Selain kendaraan penumpang, Presiden juga meninjau kendaraan listrik untuk kebutuhan industri, seperti forklift listrik, transporter listrik yang digunakan oleh PT Perhutani Alam Wisata, serta truk berat listrik yang digunakan oleh PT Semen Indonesia Logistik.

Kegiatan peninjauan didampingi oleh Komisaris Utama VKTR, Anindya Novyan Bakrie, serta Presiden Direktur VKTR Sakti Industries, Anindra Ardiansyah Bakrie, yang menjelaskan perkembangan teknologi dan kapasitas produksi pabrik kepada Presiden.

Acara peresmian diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa, sambutan dari pihak perusahaan, penayangan video peluncuran, serta sambutan Presiden. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara resmi meresmikan fasilitas dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi terhadap peran sektor swasta dalam mendukung pembangunan industri nasional. Ia menekankan pentingnya industrialisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah dan kemandirian ekonomi.

Pemerintah menilai kehadiran industri kendaraan listrik sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, memperkuat hilirisasi, serta mendukung pengembangan teknologi dalam negeri. Selain itu, pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat global.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.