Presiden Prabowo Subianto Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

3 Mar 202673TTemon
Sebagai Panglima ABRI (1988–1993) dan Wakil Presiden RI (1993–1998), Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi disiplin, kesederhanaan, serta loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai tanda kehormatan nasional maupun internasional yang diterimanya menjadi bukti konkret pengabdian panjang yang ia persembahkan.
Sebagai Panglima ABRI (1988–1993) dan Wakil Presiden RI (1993–1998), Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi disiplin, kesederhanaan, serta loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai tanda kehormatan nasional maupun internasional yang diterimanya menjadi bukti konkret pengabdian panjang yang ia persembahkan.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin upacara pemakaman Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Try Sutrisno wafat pada usia 90 tahun di RSPAD Gatot Soebroto pada pukul 06.58 WIB. Jenazah kemudian diserahkan pihak keluarga kepada negara dalam prosesi di Masjid Sunda Kelapa sebelum diberangkatkan ke TMP Kalibata.

Sekitar pukul 13.30 WIB, jenazah tiba di lokasi pemakaman dan disambut upacara militer. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima penyerahan jenazah dari pihak keluarga mewakili negara. Presiden Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara diawali laporan komandan upacara kepada inspektur upacara, dilanjutkan pembacaan riwayat hidup almarhum. Presiden kemudian memimpin Apel Persada sebagai bentuk penghormatan terakhir atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia.

Jenazah diturunkan ke liang lahad dengan diiringi penghormatan militer. Presiden secara simbolis memulai penimbunan tanah dan meletakkan karangan bunga, diikuti pihak keluarga yang menaburkan bunga.

Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam upacara tersebut, antara lain Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-11 RI Boediono. Turut hadir pula pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan masyarakat yang memberikan penghormatan terakhir.

Semasa hidupnya, Try Sutrisno pernah menjabat sebagai Panglima ABRI periode 1988–1993 dan Wakil Presiden RI periode 1993–1998. Atas pengabdiannya, almarhum menerima berbagai tanda kehormatan dari dalam dan luar negeri.

Komentar (0)

Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.

Masuk atau daftar untuk bergabung dalam diskusi. Kami melindungi akun Anda dengan keamanan berlapis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.