
Dua tahun bukanlah waktu yang panjang untuk menyelesaikan seluruh persoalan Indonesia. Namun, bagi masyarakat, dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi waktu untuk melihat arah kepemimpinan, program yang dijalankan, dan seberapa besar manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.
Hasil survei Poltracking Indonesia pada akhir September hingga awal Oktober 2026 menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 64,8 persen. Angka ini meningkat dibandingkan survei Agustus 2026 yang mencatat 63,2 persen.
Lebih dari sekadar angka, hasil survei tersebut memberikan gambaran bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah masih terjaga. Sebanyak 61,3 persen responden juga percaya bahwa kebijakan pemerintah pada dasarnya ditujukan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat kecil. Sementara itu, 62,1 persen menilai pemerintah serius bekerja menyelesaikan persoalan masyarakat.
Bagi rakyat, kepercayaan tentu tidak muncul hanya karena janji atau pernyataan. Masyarakat ingin melihat bukti. Mereka ingin harga kebutuhan pokok terjangkau, anak-anak memperoleh pendidikan yang layak, keluarga mendapatkan pelayanan kesehatan, dan orang tua memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupan ekonominya.
Di sinilah berbagai program pemerintahan Presiden Prabowo menjadi penting untuk dinilai. Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, renovasi sekolah, Cek Kesehatan Gratis, perbaikan rumah, hingga pembangunan infrastruktur merupakan upaya yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam dua tahun pertama pemerintahan, pemerintah melaporkan Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 62 juta penerima manfaat. Sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah hadir, 30 ribu sekolah direnovasi, dan program Cek Kesehatan Gratis telah memberikan 108 juta layanan. Di bidang perumahan, sebanyak 400 ribu rumah dilaporkan telah selesai diperbaiki.
Angka-angka tersebut menunjukkan besarnya skala program yang sedang dijalankan. Tantangan berikutnya adalah memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara merata, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa.
Hal serupa terlihat di bidang ekonomi. Pemerintah mencatat investasi mencapai Rp3.923 triliun dalam dua tahun pertama, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang. Capaian ini memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dan penghasilan untuk menghidupi keluarga.
Namun, dari sudut pandang rakyat, besarnya investasi perlu diikuti dengan lapangan kerja yang layak, upah yang memadai, serta kesempatan bagi usaha kecil untuk berkembang. Sebab, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari banyaknya modal yang masuk, melainkan juga dari perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.
Penting pula melihat hasil survei secara utuh. Tingkat kepercayaan kepada pemerintah mencapai 64,8 persen, sedangkan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan tercatat 55,3 persen. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat masih lebih tinggi daripada kepuasan terhadap hasil kerja yang telah dirasakan.
Artinya, masih ada harapan yang perlu dijawab dengan kerja nyata. Masyarakat yang percaya kepada Presiden Prabowo tentu berharap pemerintah terus memperbaiki pelayanan publik, menjaga daya beli, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta memastikan bantuan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Kepemimpinan Presiden Prabowo selama dua tahun pertama patut dilihat sebagai perjalanan yang masih berlangsung. Berbagai program telah dijalankan dan sejumlah capaian telah dilaporkan. Pada saat yang sama, kritik dan masukan masyarakat tetap diperlukan agar pelaksanaan program semakin baik dan tepat sasaran.
Mendukung pemerintahan bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Justru, dukungan yang sehat adalah memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja sekaligus mengingatkan ketika hasilnya belum sesuai harapan.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan Presiden Prabowo bukan hanya tingginya angka kepercayaan dalam survei, melainkan juga ketika masyarakat semakin mudah mendapatkan pekerjaan, anak-anak bisa bersekolah dengan baik, keluarga memperoleh layanan kesehatan, dan beban hidup rakyat kecil berangsur-angsur menjadi lebih ringan.
Dua tahun pertama telah dilalui. Kepercayaan publik menjadi modal penting bagi Presiden Prabowo untuk melanjutkan pekerjaan. Kini, harapan masyarakat sederhana: program yang baik harus terus diperbaiki, pembangunan harus dirasakan bersama, dan kesejahteraan rakyat harus menjadi hasil nyata dari setiap kebijakan pemerintah.
Komentar (0)
Kami meninjau komentar untuk menjaga percakapan tetap sehat. Hindari membagikan informasi sensitif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.
