← Kembali ke Beranda

Kategori: Energi

Energi6 Okt 2026, 23.07

Presiden Prabowo Selamatkan Hutan 6,2 Juta Hektare Senilai Rp400 Triliun Demi Sejahtera Rakyat

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan berhasil mengamankan kembali lebih dari 6,2 juta hektare kawasan hutan dengan perkiraan nilai ekonomi mencapai hampir Rp400 triliun. Keberhasilan penertiban kawasan hutan ini menjadi penanda kuat ketegasan pemerintah dalam membentengi aset negara demi mengentaskan kemiskinan serta memperkuat kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Capaian besar tersebut disampaikan langsung oleh Kep...

presidenri.go.id 26082026082843 6a8e414b5f86a8.55035218Baca Presiden Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp, Diawali 14 PLTS di Enam Provinsi
Energi27 Agu 2026, 20.35

Presiden Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp, Diawali 14 PLTS di Enam Provinsi

JEMBRANA, BALI — Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp). Program tersebut diawali dengan peluncuran 14 PLTS yang tersebar di enam provinsi dengan total kapasitas mencapai 5,3 GWp. Peluncuran berlangsung di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026. Dalam pernyataan peresmian, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan PLTS 100 GWp ditargetkan dapat diselesaikan dalam wakt...

presidenri.go.id 18082026151045 6a8413858c1146.02670406Baca Hari Pertama Pascagempa NTT, Presiden Prabowo Bergerak Cepat: Negara Hadir untuk Rakyat yang Sedang Berduka
Energi24 Agu 2026, 22.17

Hari Pertama Pascagempa NTT, Presiden Prabowo Bergerak Cepat: Negara Hadir untuk Rakyat yang Sedang Berduka

Ketika bencana datang, rakyat tidak membutuhkan janji yang panjang. Mereka membutuhkan pertolongan yang cepat, tangan yang hadir, dan negara yang tidak meninggalkan mereka sendirian. Itulah yang terlihat di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari pertama pascagempa. Di tengah kepanikan, kerusakan, dan duka yang dirasakan masyarakat, Presiden Prabowo Subianto segera mendorong seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak memberikan bantuan dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama....

images 8Baca Arahan Presiden Prabowo Terasa Nyata: Tambang Rakyat Kini Diakui Negara
Energi30 Jan 2026, 17.21

Arahan Presiden Prabowo Terasa Nyata: Tambang Rakyat Kini Diakui Negara

Kabar ditetapkannya ratusan Wilayah Pertambangan Rakyat di Sumatera Barat benar-benar memberi harapan baru bagi masyarakat. Selama ini banyak warga yang menggantungkan hidup dari tambang rakyat, tapi harus bekerja dalam rasa was-was. Sekarang, dengan adanya WPR yang resmi, masyarakat bisa mencari nafkah dengan lebih tenang karena sudah ada kepastian hukum dari negara. Kebijakan ini juga terasa sebagai bukti bahwa negara mau hadir dan mendengar suara rakyat kecil. Arahan Presiden Prabowo Subia...

presidenri.go.id 24122025184837 694bd31542de44.20768875Baca Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Keuangan Negara Rp6,6 Triliun dan Penguasaan Kembali 4 Juta Hektare Hutan
Energi29 Des 2025, 15.53

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Keuangan Negara Rp6,6 Triliun dan Penguasaan Kembali 4 Juta Hektare Hutan

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan laporan capaian Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan hasil penyelamatan keuangan negara tahun 2025 yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum serta menjaga kekayaan negara, khususnya di sektor kehutanan dan sumber daya alam. Jaksa Agung ST Burhanuddin melaporkan bahwa hingga akhir 2025, Satgas PKH...

Presiden Prabowo Subianto Rapat papua croppedBaca Energi, Sawit, dan Papua: Ujian Tata Kelola Kebijakan Presiden Prabowo
Energi17 Des 2025, 18.12

Energi, Sawit, dan Papua: Ujian Tata Kelola Kebijakan Presiden Prabowo

Wacana Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pengembangan kelapa sawit di Papua kembali menjadi perbincangan publik. Isu ini tidak berdiri sendiri sebagai persoalan pertanian, melainkan terkait langsung dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Presiden Prabowo berulang kali menyoroti besarnya dana negara yang terserap untuk impor energi. Mengacu pada data Kementerian ESDM, nilai...

Saat Korporasi3Baca Ketika Negara Menertibkan Lahan, Mengapa Justru Dituding Merusak?
Energi17 Des 2025, 17.04

Ketika Negara Menertibkan Lahan, Mengapa Justru Dituding Merusak?

Isu penanaman kelapa sawit di Papua kerap dibicarakan dengan emosi yang lebih besar daripada fakta. Setiap rencana pemanfaatan lahan langsung dikaitkan dengan ancaman hilangnya hutan, seakan tidak ada ruang untuk pendekatan yang lebih proporsional. Padahal, persoalan utamanya bukan sekadar sawit atau tidak sawit, melainkan bagaimana tanah yang dimiliki negara dan masyarakat dikelola secara bertanggung jawab. Papua memiliki bentang wilayah yang luas, dan tidak semua wilayah tersebut berupa hut...

Generated Image November 09, 2025   4 32AMBaca Peta Besar Energi Terbarukan: Mana Paling Hijau, Surya, Angin, Air?
Energi9 Nov 2025, 07.28

Peta Besar Energi Terbarukan: Mana Paling Hijau, Surya, Angin, Air?

Konteks. Debat “teknologi terbarukan terbaik” sering terjebak pada memilih satu juara. Padahal, data biaya, emisi siklus hidup, dan dampak ekologis menunjukkan kesimpulan yang lebih bernuansa: kombinasi surya + angin adalah tulang punggung dekarbonisasi biaya-rendah, hidro terutama pumped storage menyumbang fleksibilitas, sementara energi laut (gelombang/pasang) tumbuh sebagai pelengkap di lokasi tertentu. Ringkasan IPCC AR6 menegaskan transisi energi yang andal butuh pendekatan sistem—mengga...

Foto Muh Akmal LatangMuh Akmal LatangBaca selengkapnya
WhatsApp Image 2025 11 06 at 16.41.52Baca Langkah Berani Prabowo: Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Petrokimia!
Energi6 Nov 2025, 16.37

Langkah Berani Prabowo: Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Petrokimia!

Salah satu tantangan besar ekonomi Indonesia selama ini adalah ketergantungan tinggi terhadap impor bahan baku industri, terutama di sektor petrokimia. Hampir seluruh industri manufaktur, mulai dari plastik, tekstil, otomotif, hingga elektronik, masih bergantung pada pasokan luar negeri. Ketergantungan ini bukan hanya membuat biaya produksi mahal, tetapi juga membuat ekonomi nasional mudah terguncang oleh gejolak global. Kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat hilirisasi dan kema...

LOTTE CHEMICALBaca Keren Abis! Pabrik Lotte Cilegon Jadi Simbol Indonesia Naik Level di Industri Dunia
Energi6 Nov 2025, 15.18

Keren Abis! Pabrik Lotte Cilegon Jadi Simbol Indonesia Naik Level di Industri Dunia

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, Kamis, 6 November 2025. Pabrik ini menjadi salah satu proyek industri petrokimia terbesar di Asia Tenggara dan menandai babak baru dalam upaya pemerintah memperkuat hilirisasi industri nasional serta menekan ketergantungan impor. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap pihak-pihak yang berperan dalam mewujudkan proyek besar tersebut. Ia meneka...

Foto Dokter KelilingDokter KelilingBaca selengkapnya
690456fe3dde3 presiden ri prabowo subianto di ktt apec 2025 1265 711Baca Dari Hilirisasi hingga Mobil Listrik, Bukti Kepercayaan Dunia pada Kepemimpinan Prabowo
Energi3 Nov 2025, 18.09

Dari Hilirisasi hingga Mobil Listrik, Bukti Kepercayaan Dunia pada Kepemimpinan Prabowo

KTT APEC dikenal sebagai salah satu forum ekonomi paling bergengsi di kawasan Asia-Pasifik. Di sinilah para pemimpin dunia bertemu, berdiskusi, dan menetapkan arah kerja sama perdagangan, investasi, hingga pembangunan berkelanjutan. Di tengah situasi global yang penuh tantangan, kehadiran Presiden Prabowo Subianto membawa makna strategis: memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok dunia. Melalui gaya diplomasi ekonomi yang tegas namun tetap mengutamakan kepentingan nasional, Presiden Prab...

images (13)Baca Heboh Motor Mogok Massal? Pakar UGM: Bukan Gara-Gara Etanol!
Energi1 Nov 2025, 12.50

Heboh Motor Mogok Massal? Pakar UGM: Bukan Gara-Gara Etanol!

Pakar energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi , menegaskan bahwa isu motor mogok massal di sejumlah daerah di Jawa Timur bukan disebabkan oleh penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang dicampur etanol seperti yang ramai dituding di media sosial. Menurut Fahmy, hingga saat ini campuran etanol 10 persen (E10) belum digunakan dalam produk Pertalite . Ia menjelaskan bahwa program pencampuran etanol baru diterapkan pada Pertamax Green (E5) , yakni campuran etanol 5 persen yang menjad...

6411e5f01edaaBaca Negara Kaya, Rakyat Miskin, Paradoks atau Ironi?
Energi30 Okt 2025, 21.23

Negara Kaya, Rakyat Miskin, Paradoks atau Ironi?

Kadang, ironi terbesar dari kemajuan itu terjadi di tempat di mana “kemajuan” itu sendiri berdiri. Lihat saja industri nikel di Sulawesi, Morowali, Konawe, hingga Halmahera. Dari luar, kita melihatnya sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional: Indonesia menjadi pemain utama di rantai pasok global kendaraan listrik, bahan baku baterai melimpah, dan investasi asing mengalir miliaran dolar. Tapi dari dekat, cerita yang muncul jauh berbeda: udara yang sesak, laut yang menghitam, dan warga yang...

Foto Muh Akmal LatangMuh Akmal LatangBaca selengkapnya
09aacf40 a5b8 11f0 80d4 ab8a487f1e57.jpgBaca Lahan untuk Energi Masa Depan: Menakar Arah Strategis Program E10 Indonesia
Energi30 Okt 2025, 17.39

Lahan untuk Energi Masa Depan: Menakar Arah Strategis Program E10 Indonesia

Pemerintah Indonesia menetapkan bahwa mandatori penggunaan campuran etanol 10 % dalam bahan bakar minyak (BBM) yang dikenal sebagai program E10 menjadi salah satu pilar strategis dalam memperkuat ketahanan energi, mengurangi impor BBM, serta membuka peluang agribisnis skala besar untuk komoditas bahan baku etanol. Data terbaru menunjukkan bahwa pemerintah berencana menyiapkan 1 juta hektare lahan tanaman seperti singkong dan tebu untuk mendukung produksi etanol tersebut [ sumber ]. Lebih spes...

Foto Muh Akmal LatangMuh Akmal LatangBaca selengkapnya